Breaking News

Halal Bihalal Tastafi Bireuen Hadirkan Ulama Aceh Abu Paya Pasi


Bireuen - Pengurus Tanfiziah Majelis Pengajian Tasawuf, Tauhid dan Fiqih (Tastafi) Wilayah Kabupaten Bireuen menggelar acara Halal Bihalal sekaligus pembukaan pengajian Tastafi di tingkat Kabupaten dilaksanakan pada Minggu, (16/06/2019) malam. Acara digelar di Masjid Agung Sultan Jeumpa.

Sekjen Majelis Pengajian Tastafi Wilayah Kabupaten Bireuen Tgk.H.Luthfi M.Sos yang sering disapa Ayah Panti menyebut acara ini digelar untuk memperkuat ukhwah silaturahmi antara pengurus Kabupaten dengan pengurus Kecamatan serta sosialisasi kepada masyarakat setempat.

“Halal bihalal ini bertujuan mempertemukan dan memperkenalkan para pengurus baik di Kecamatan maupun Kabupaten, dimana mereka sebelumnya berasal dari berbagai desa kita kumpulkan dalam 17 pengurus Kecamatan dan 1 pengurus wilayah, maka dari itu perlu kita buat acara ini untuk lebih bargaining nantinya," sebut Ayah Panti.

Para pengurus Tastafi ini lanjut sekjen tidak terbatas untuk alumni dayah saja, para pengurus juga diisi oleh forkopimda, akademisi, pengusaha dan juga semua kalangan yang peduli terhadap pendidikan agama. Selain itu pengurus terdiri dari berbagai latar pendidikan Dayah di Aceh, baik Alumni Dayah Abu Tumin, Abu MUDI, Daruss'akdah, Abu Kuta Krueng, Abu Paloh Gadeng, Abu Paya Pasi, Abu Arongan maupun Alumni Dayah lain di Aceh," tutupnya.

Sementara itu Ulama Kharismatik Aceh Tgk. H. Muhammad Ali sapaan akrabnya Abu Paya Pasi dalam Tausiahnya menyatakan pentingnya ilmu Tasawuf, Tauhid dan Fiqih dalam tatan kehidupan masyarakat, tiga ilmu ini tidak bisa dipisahkan.

Menurutnya Tasawuf mengontrol sikap, akhlak dan tata cara tatanan hidup dalam bermasyarakat termasuk lingkungannya, adapun Fiqih mengatur pedoman hukum dan tata cara melakukan ibadah dalam kehidupan sehari–hari, sedangkan Tauhid merupakan filter akidah keesaan tuhan dan segala macam sifatnya. Ketiganya saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Sehingga Tastafi dapat minimalisir aliran sesat dan pedangkalan akidah sedini mungkin.

Acara diawali dengan shalat Insya berjama'ah dilanjutkan dengan zikir Tastafi yang dipimpin oleh Tgk. Ridwan dan Tausiah. Turut dihadiri oleh Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen Ir. Jufliwan, MM, unsur Forkopimda, tokoh agama serta 2000–an masyarakat setempat.

Sumber

No comments