Breaking News

Jalur Geumpang–Meulaboh Kembali Longsor, Akses Jalan Lumpuh


Bencana longsor kembali terjadi di jalan lintas yang menghubungkan Kabupaten Pidie dengan Kabupaten Aceh Barat. Menurut informasi dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), longsor terjadi di sejumlah titik. Sebelumnya longsor juga terjadi di willayah ini pada tanggal 26 Oktober 2019.

Kepala Pelaksana BPBA Sunawardi mengatakan, berdasarkan laporan yang diupdate pada Minggu (27/10/2019) pukul 09.42 WIB, bahwa lonsor yang terjadi pada Sabtu (26/10/2019) sore itu menyebabkan akses jalan lintas tersebut lumpuh dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat.

Menurut Sunawardi, longsor terjadi di tebing pegunungan yang berada di sejumlah titik yaitu, di jalan Meulaboh Aceh Barat–Tutut, Geumpang Pidie tepatnya di Desa Lancong. Kemudian di Desa Cerak, kemudian di Desa Cost Rambong dan Desa Napai Kecamatan Woyla Barat dan tiga desa lainya yaitu di Desa Buket Meugajah, Desa Lung Buloh dan Desa Blang Luah Kecamatan Woyla Timur.

“Longsor akibat hujan dengan isentisitas tinggi sehingga tanah menjadi labil, yang mengakibatkan longsor tebing gunung ke atas badan jalan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Sunawardi, Minggu.

Dia menyebutkan, hingga pagi tadi jalan Meulaboh–Tutut tidak bisa lagi dilewati kendaraan roda dua dan empat akibat ada longsoran baru dari tebing gunung ke badan jalan dekat lonsoran kemarin sore,” sebutnya.

Kondisi terkini, kata Sunawardi, wilayah tersebut masih diguyur hujan deras. Diimbau kepada masyarakat yang melintas agar berhati–hati karena sewaktu–waktu longsor masih berpotensi terjadi akibat kondisi tanah yang masih labil.

Upaya dalam penanggulangan bencana tanah longsor jelas Sunawardi, pihak BPBD Aceh Barat bersama tim gabungan dari TNI–Polri serta unsur yang terlibat lainya melakukan upaya pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat.

Diketahui, wilayah Kabupaten Aceh Barat selain dilanda lonsor juga dilanda banjir. Banjir disebabkan karena hujan deras disertai angin kencang banjir rendam 11 desa di dua kecamatan di Aceh Barat.

Banjir merendam Woyla Timur Sebanyak delapan desa yakni : Desa Gp.Blang Dalam, Gp.Bukit meugajah, Blang makmu, Gp.baro, Gp.Tuwie umpeuk, Gp.Alue meuganda, Gp.rambong pinto dan Gp blang luah.

Banjir juga merendam tiga desa di Kecamataan Woyla Barat yakni di Gp. Blang Luah, Gp. Alue Leuhob dan Desa Napai. BPBD Kabupaten Aceh Barat menginformasikan bahwa banjir ini diakibatkan angin kencang disertai hujan deras pada hari Rabu (23/10/ 2019) sejak pukul 18.00 WIB – 00.00 WIB yang menyebabkan Krueng Woyla meluap di kabupaten Aceh Barat.

No comments