Breaking News

Siap Beroperasi, Tol Pekanbaru–Dumai Lolos Uji Layak Fungsi


Jakarta - Jalan tol ruas Pekanbaru–Dumai seksi 1 siap fungsional pada akhir 2019, setelah lolos uji layak fungsi (ULF) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Korlantas Polri, dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Uji kelayakan dilakukan pada jalan tol yang dibangun oleh PT Hutama Karya (Persero) selama dua hari 16–17 Desember 2019.

Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo mengatakan jalan tol ini telah ditunggu oleh masyarakat Riau, dan akan segera bisa dilakukan jenis kendaraan golongan 1 (non bus).

"Setelah ULF ini kami merencanakan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai akan fungsional menyambut Arus Mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yaitu mulai tanggal 23 Desember 2019 sampai dengan 2 Januari 2020 mulai pukul 08.00 s/d 16.00 WIB untuk jenis kendaraan Golongan 1 (Non Bus)," ujar Bintang dalam siaran resminya, Rabu (18/12/2019).

Dia menegaskan faktor keamanan pengguna jalan tol juga telah dipersiapkan dengan baik oleh Hutama karya, seperti rambu–rambu dan marka jalan. Perusahaan juga menyiapkan armada pelayanan lalu lintas seperti 2 unit Patroli Jalan Raya, Ambulans, hingga kendaraan patroli. Hutama Karya juga telah menyiapkan 2 Pos Polantas di Simpang Masuk Ringroad KM 19 dan di Simpang Perawang.

"Sudah kami koordinasikan dengan Polres setempat agar dapat menyiagakan personilnya di masing–masing pos tersebut," kata Bintang.

Seperti halnya jalan tol yang baru difungsionalkan, maka Hutama Karya selau Operator Jalan Tol ruas Pekanbaru–Dumai Seksi 1 memastikan bahwa seluruh pengendara yang lewat di jalan tol ini belum dikenai biaya tol atau gratis.

Hingga hari ini, Hutama Karya telah membangun membangun 469,5 km jalan Tol Trans Sumatera, dengan 373 km jalan Tol trans Sumatera yang sudah beroperasi penuh yakni ruas bakauheni – Terbangi besar 140 km, ruas Terbangi Besar – Pematang Panggang– Kayu Agung sepanjang 189km, ruas Medan–Binjai sepanjang 13 km. Kemudian ruas Palembang–Indralaya sepanjang 22 km, dan ruas fungsional Pekanbaru–Dumai Seksi 1 sepanjang 9 km.

Sedangkan progress tol yang sudah terbangun namun belum beroperasi penuh adalah ruas Sigli–Banda Aceh sepanjang 14 km, dan ruas Pekanbaru Dumai sepanjang 87,5 km.

No comments