Breaking News

Banyak Warga Masuk Melalui Pelabuhan ‘Tikus’ Di Perairan Tamiang


Banyak warga Aceh yang merantau di luar negeri, pulang ke Aceh melalui perairan Tamiang di Pelabuhan “tikus” yang ada di kawasan daerah pesisir Aceh Tamiang. Demikian Panglima Laot Aceh Tamiang, Anwar Muhammad kepada wartawan, Senin (30/3).

Terkait hal tersebut, Panglima Laot Kabupaten Aceh Tamiang mengimbau kepada Panglima Laot Lhok se kecamatan daerah pesisir di Aceh Tamiang agar memantau warga Aceh dari luar negeri yang masuk melalui pelabuhan “tikus” di perairan Aceh Tamiang.

Menurut Anwar, pihaknya sebagai Panglima Laot Kabupaten Aceh Tamiang menghimbau Panglima Laot Lhok Kecamatan Seruway, Bendahara, Banda Mulia dan Manyak Payed yang merupakan daerah pesisir perairan Aceh Tamiang yang dekat dengan Selat Malaka agar memantau warga Aceh yang masuk melalui pelabuhan “Tikus” di perairan Aceh Tamiang yang pulang dari luar negeri yaitu Malaysia dan Thailand yang merupakan negara “lockdown” Covid–19.

“Perairan Aceh Tamiang merupakan perairan yang paling dekat dengan Malaysia dan Thailand, sehingga tidak tertutup kemungkinan warga Aceh yang merantau di negara tersebut banyak pulang ke Aceh melalui perairan Selat Malaka dan masuk ke pelabuhan “tikus” yang ada di daerah pesisir Aceh Tamiang,” ungkap Anwar.

Menurut Anwar, imbauan tersebut merupakan upaya pencegahan dan penanganan Covid–19 dari luar negeri supaya tidak terpapar, khususnya di Aceh Tamiang dan umumnya Provinsi Aceh agar tidak terjadi pandemik.

Anwar mengimbau kepada Panglima Laot Lhok Kecamatan Seruway, Bendahara, Banda Mulia dan Manyak Payed jika ada warga dari luar negeri yang masuk melalui perairan Aceh Tamiang merapat dan mendarat di pelabuhan “tikus” agar segera melaporkan kepada pihak terkait yang terdekat di kecamatan masing–masing untuk dilakukan pemeriksaan dan pencegahan serta penanganan Covid–19.

“Pemerintah perlu serius memperhatikan hal ini dan memang perlu dilakukan pengawasan terhadap warga Aceh yang pulang dari luar negeri melalui perairan Aceh Tamiang, harus mendapat perhatian dari semua pihak demi kepentingan kita bersama agar tidak terpapar Covid–19,” tegas Panglima Laot Kabupaten Aceh Tamiang.

No comments