Breaking News

Warga Tak Pakai Masker di Banda Aceh Bakal Didenda


Pemerintah Kota Banda Aceh bakal membuat memperketat peraturan selama masa pandemi virus corona (Covid–109). Melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) warga yang tak mengenakan masker di luar rumah bakal dikenakan denda.

Kebijakan itu dibuat karena warga di Banda Aceh masih banyak yang belum menggunakan masker saat di luar rumah.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengakui tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah untuk mengenakan masker di tengah pandemi Covid–19.

"Segera akan kita keluarkan Perwal (Peraturan Wali Kota) tentang penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah," ujar Aminullah, usai beraudiensi dengan IDI Kota Banda Aceh, Minggu (19/4).

Jika selama ini masih sebatas imbauan, kata dia, maka dalam Perwal tersebut, akan diatur soal sanksi bagi yang tidak mengenakan masker di luar rumah.

"Rencananya akan kita kenakan denda bagi setiap pelanggar, terutama bagi mereka yang ke luar rumah tanpa masker," katanya tanpa merinci berapa nominal denda yang dikenakan.

Menurutnya, penggunaan masker sangat penting untuk meminimalkan risiko penularan Covid–19. Mengingat virus ini menular lewat droplet (tetesan atau percikan dari saluran pernapasan) seseorang yang telah terinfeksi, baik saat batuk, bersin, atau berbicara.

Selain penggunaan masker, dalam Perwal itu juga akan diatur soal penyediaan wastafel atau hand sanitizer di tempat usaha dan ruang publik lainnya, serta protokol menjaga jarak (physical distancing) bagi masyarakat umum.

"Perwal ini akan kita sosialisasikan secara masif kepada masyarakat termasuk melalui pengumuman di masjid–masjid." Ucapnya.

Sementara mengenai physical distancing untuk tempat usaha seperti warung, kafe, dan restoran, Pemkot Banda Aceh telah mengeluarkan Perwal tersendiri. Salah satu sanksi yang dibuat ialah menutup izin warung kopi atau café yang tidak menerapkan physical distancing.

Sejauh ini, jumlah pasien positif di Aceh berjumlah tujuh orang. Dengan rincian, empat sembuh, satu meninggal dunia dan dua masih dalam perawatan.

No comments