Apartemen di Florida Runtuh, 1 Tewas, Puluhan Orang Belum Ditemukan

Blok apartemen 12 lantai di tepi laut Florida sebagian runtuh Kamis (24/6) pagi, menewaskan sedikitnya satu orang dan puluhan orang lainnya belum ditemukan saat tim penyelamat menyisir puing-puing untuk mencari kemungkinan adanya korban.

AP Photo

Rekaman video yang diposting online menunjukkan sebagian besar bangunan di kota Surfside tepat di utara Miami Beach amblas menjadi puing-puing. Tidak jelas apa yang menyebabkan bangunan itu runtuh, atau berapa banyak orang yang berada di dalam pada saat itu, karena apartemen tersebut ditempati oleh campuran penduduk tetap dan musiman, menurut Komisaris Kabupaten Miami-Dade Sally Heyman.

"Sulit untuk menghitungnya," kata Heyman kepada CNN. 

"Sekitar 51 orang yang ada disana, yang tinggal di sana pada saat itu belum ada tanda memanggil atau meminta orang untuk menghubungi mereka."

"Tapi tidak tahu, mungkin mereka pergi liburan atau lainnya. Jadi kita masih menunggu berapa banyak korban yang masih tertimbun reruntuhan. Harapan itu (selamat) masih ada, tapi kemungkina kecil," tambahnya.

Sekitar 55 apartemen terkena dampak reruntuhan, menurut Asisten Kepala Penyelamatan Kebakaran Miami-Dade Ray Jadallah yang mengatakan pada konferensi pers bahwa layanan darurat tiba di tempat kejadian sekitar pukul 1:30 pagi, mengevakuasi 35 orang dari gedung.

Beberapa warga dapat berjalan menuruni tangga ke tempat yang aman sementara yang lain harus diselamatkan dari balkon mereka. Satu orang tewas telah dikonfirmasi oleh Walikota Surfside Charles Burkett, sekitar 14 orang selamat telah ditemukan dari puing-puing.

Dia mengatakan proses pencarian saat ini telah selesai dan fokus sekarang adalah pada pemulihan kesehatan dan psikologi korban di tengah puing-puing, operasi pencarian besar-besaran itu dibantu alat drone, anjing pelacak dan melibatkan unit polisi serta pemadam kebakaran.

"Ketika bangunan itu runtuh, jadi tidak banyak celah yang mereka temukan untuk lari keluar," kata Burkett di acara NBC's Today. 

Manajer kota Surfside Andrew Hyatt mengatakan pada konferensi pers bahwa operasi pencarian bisa berlangsung seminggu. Setidaknya empat warga Argentina, tiga orang dewasa dan seorang gadis berusia enam tahun, termasuk di antara mereka yang belum ditemukan, menurut kementerian luar negeri negara itu. (*)

0 Komentar