California Amerika Serikat Gunakan Aplikasi untuk Akses Catatan Vaksin COVID-19

Mendapatkan kartu catatan vaksinasi COVID-19 adalah salah satu bagian paling penting agar mendapatkan suntikan, tetapi dengan secarik kertas akan mudah kehilangan jejak. Hal itu membuat California memilih versi digital dalam pencatatan data vaksinasi.

Aplikasi online itu bernama Digital Covid-19 Vaccine Record (DCVR), yang dapat di akses melalui alamat myvaccinerecord.cdph.ca.gov, di dalamnya terekam dengan cepat dan aman bagi penduduk setempat yang ingin mengakses catatan mereka dari sistem pendaftaran vaksin negara bagian.

"Sementara CDPH [Departemen Kesehatan Masyarakat California] merekomendasikan agar warga California yang divaksinasi menyimpan kartu CDC kertas mereka di tempat yang aman dan terlindungi, kami menyadari bahwa beberapa orang mungkin lebih memilih versi elektronik," kata Epidemiolog Negara Bagian California Dr. Erica Pan dalam sebuah pernyataan. 

"Dan jika salah satu dari hampir 20 juta orang California yang divaksinasi kehilangan kartu kertas mereka, Digital COVID-19 Vaccine Record [DCVR] menyediakan cadangan yang nyaman."

Atas kerjasama antara CDPH dan Departemen Teknologi California, aplikasi itu menyediakan fitur berbasis Kartu Kesehatan SMART mengharuskan pengguna untuk memasukkan nama, tanggal lahir, dan email atau nomor ponsel yang terkait dengan catatan vaksin mereka. Kemudian, setelah membuat PIN empat digit, Anda akan menerima tautan langsung ke informasi vaksinasi pribadi Anda.

"Kami bekerja sama dengan CDPH, pemimpin industri teknologi, dan berkonsultasi bisnis, dan layanan terkemuka California itu untuk menciptakan sistem yang bekerja dengan baik untuk semua sektor," menurut Amy Tong, direktur Departemen Teknologi California. 

"Kami mencapai tujuan kami untuk dengan cepat menghasilkan portal intuitif yang menawarkan orang California cara lain, dan cara yang lebih mudah, untuk mengakses riwayat imunisasi COVID-19 mereka sendiri."

DCVR menuliskan catatan yang sama dengan versi kertas seperti nama, tanggal lahir, tanggal vaksinasi, dan produsen vaksin, serta kode QR yang membuat data yang sama dapat dibaca oleh pemindai QR. 

Pengguna didorong untuk mengambil tangkapan layar pada detail digital dan menyimpannya ke file telepon atau di kamera mereka. Tapi jangan dibagikan gambar-gambar itu di media sosial, seperti yang ditunjukkan oleh Better Business Bureau, "Anda mungkin memberikan informasi berharga untuk digunakan siapa saja."

Tidak ada informasi tentang reaksi warga California terhadap peluncuran aplikasi ini. Sebuah studi Tinjauan Teknologi MIT baru-baru ini menemukan bahwa upaya AS untuk memperlambat penyebaran COVID menggunakan aplikasi pelacakan kontak dihambat akibat kurangnya kepercayaan banyak orang Amerika pada pemerintah dan perusahaan teknologi besar. (*)

0 Komentar