Serangan Rezim Assad Menewaskan Sedikitnya 7 Warga Sipil di Idlib Suriah

Sebuah serangan oleh pasukan rezim Bashar Assad di kubu oposisi terakhir Suriah barat laut, provinsi Idlib, menewaskan sedikitnya 7 warga sipil dan melukai 10 lainnya pada hari Senin (21/6/2021).

Seorang pria melihat puing-puing bekas rumah yang hancur di desa Iblin di wilayah Jabal al-Zawiya di provinsi Idlib barat laut yang dikuasai oposisi Suriah, 10 Juni 2021. (AFP Photo)

Pejabat Media Pertahanan Sipil Suriah (White Helmets) Hasan al-Ahmed mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) bahwa pasukan rezim menyerang desa Bara dan Ehsim di selatan Idlib.

Ahmed menyatakan bahwa 2 warga sipil di Bara dan 5 warga sipil di Ehsim tewas dalam serangan tersebut. 10 orang yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat.

Selanjutnya, pasukan rezim Assad melancarkan serangan artileri ke beberapa desa lain di selatan Idlib pada dini hari.

Hampir satu juta orang telah melarikan diri dari serangan rezim Assad di Idlib sejak Desember 2019, dengan banyak yang mencari perlindungan di kamp-kamp tenda yang penuh sesak di dekat perbatasan Turki. 

Gencatan senjata ditengahi antara Moskow dan Ankara pada Maret 2020 sebagai tanggapan atas bulan-bulan pertempuran oleh rezim yang didukung Rusia, namun rezim masih sering melakukan serangan terhadap warga sipil, menghalangi kembalinya orang ke rumah mereka dan memaksa mereka untuk tetap tinggal di kamp-kamp darurat.

Selama bertahun-tahun, rezim Assad telah mengabaikan kebutuhan dan keselamatan rakyat Suriah, hanya mengincar keuntungan teritorial lebih lanjut dan menghancurkan oposisi. Rezim telah membom fasilitas sipil seperti sekolah, rumah sakit dan daerah pemukiman, menggusur hampir setengah penduduk negara itu.

Meskipun lembaga-lembaga Turki, PBB dan organisasi kemanusiaan internasional melanjutkan upaya mereka untuk memberikan bantuan kemanusiaan, masih ada ribuan lagi yang membutuhkan bantuan mendesak dari masyarakat internasional.

0 Komentar