Aceh Besar Diterjang Banjir Parah, 117 KK Mengungsi

Hujan yang mengguyur wilayah Aceh Besar dan sekitarnya sejak Selasa (10/8/2021) siang, hingga kini telah mengakibatkan terjadinya banjir luapan dan longsor di sejumlah titik di Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Farhan AP melalui Operator Pusdalops PB Maswani, membenarkan telah terjadi luapan air Sungai Krueng Kala dan Krueng Pudeng, Kecamatan Lhoong untuk untuk debit dan ketinggian air terus meningkat dan hujan masih terus mengguyur dengan intensitas sedang hingga lebat.

Kecuali itu juga telah terjadi longsoran material tanah dan batu kecil di kawasan Gunung Paro dan Kulu jalan lintas Banda Aceh-Meulaboh hingga saat ini terus dilakukan upaya pembersihan oleh petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Balai Jalan Wilayah Banda Aceh-Meulaboh.

“Untuk lintasan masih bisa dilalui oleh kenderaan yang melintas,”ujarnya. Ia menyebutkan, Gampong Pudeng ketinggian air 30 cm-60cm dan masyarakat Gampong Pudeng telah mengungsi ke kedai di jalan raya lintas Banda Aceh- Calang dengan jumlah pengungsi 107 KK atau 358 Jiwa.

“Masih di Kecamatan Lhoong, dua gampong lainnya yaitu Gampong Krueng Kala ketinggian air 30 cm-60cm dan Gampong Geunteut ketinggian air 30 cm-60 cm, namun belum ada yang mengungsi,” ungkapnya.

Sementara dari Pulo Aceh kata Maswani dilaporkan, telah terjadinya longsor material tanah dan batu didua titik di jalan lintas Gampong Meulingge dan gampong Rinon Kecamatan Pulo Aceh. Di Kecamatan Peukan Bada Gampong Lambaro Neujid ketinggian air 20 cm-40 cm dan beberapa warga telah mengungsi ke balai warga dengan jumlah pengungsi 10 KK/ 54 Jiwa.

”Jumlah pengungsi seluruhnya mencapai 117 KK/ 412 Jiwa,”ujarnya lagi. Maswani juga menjelaskan, BPBD Aceh Besar telah menyiagakan seluruh personil disetiap pos WMK untuk terus memantau kondisi dan situasi terkini wilayah Aceh Besar dan melaporkan kembali jika ada perkembangan selanjutnya.

“Hingga saat ini hujan masih mengguyur dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat. Untuk dampak kerusakan dan kerugian masih dalam amatan dan pantauan petugas di lokasi kejadian,” tuturnya.

Ia menambahkan, seluruh unsur terkait baik dari kepolisian (Polsek setempat), TNI (Koramil setempat), Muspika dan instansi terkait lainnya terus melakukan pemantauan dan siaga di wilayah tugas masing-masing. source

0 Komentar