Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Penjual Rujak di Pidie

Polisi telah menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap Saidi Nur atau kerap disapa Apa Let yang berprofesi sebagai penjual rujak di Desa Mee Tanjong Usi, Mutiara Timur, Pidie, Aceh. Terduga pelaku berinisial MD (40 tahun) ditangkap tim gabungan Polres Pidie di Terminal Bus Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (28/5) dini hari.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Winardy membenarkan ihwal penangkapan MD yang diduga kuat telah membunuh Saidi Nur yang berprofesi sebagai penjual rujak itu. Ia menyebut, saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Pidie guna dilakukan proses hukum.

"Benar, pembunuh penjual rujak sudah ditangkap. Kepada petugas MD mengaku, pembunuhan itu dilakukan sendiri karena sakit hati kepada korban akibat urusan dagang pada bulan Ramadan," kata Winardy kepada wartawan, Sabtu.

Ia juga menjelaskan kronologi penangkapan MD, di mana setelah dilakukan serangkaian penyelidikan petugas berhasil mengidentifikasi identitas pelaku dan langsung melakukan penggerebekan di rumahnya di Kembang Tanjung, Pidie.

Namun, sambung Winardy, penggerebekan itu tidak membuahkan hasil karena MD telah duluan melarikan diri dengan cara menumpangi armada rombongan pengantin ke arah Medan.

"Setelah melakukan koordinasi dengan pihak Polres Bireuen, akhirnya MD berhasil diamankan di Terminal Bus Peusangan dan langsung dijemput tim gabungan untuk dibawa ke Polres Pidie guna dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Sebelumnya, lapak jualan rujak di tepi Jalan Banda Aceh-Medan itu seketika ramai menjelang salat Jumat (20/5). Sejumlah penduduk memadati lapak di Desa Mee Tanjong Usi, Mutiara Timur, Pidie, Aceh, itu karena penjual rujak, Saidinur alias Apa Let (50 tahun), tergeletak bersimbah darah. Korban didiga korban pembunuhan.

"Kondisinya meninggal. Luka di telinga dan kepala. Berdarah," kata Subhan, Kepala Desa Mee Tanjong Usi, Jumat (20/5) malam. source

0 Komentar

close