Rumah Ustaz Yusuf Mansur Digeruduk Korban Investasi, Janji Kembalikan Uang Rp 23 Miliar Malah Pergi ke Yaman

ACEHSERAMBI.COM - Puluhan orang yang mengaku sebagai korban investasi menggeruduk rumah Ustaz Yusuf Mansur di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin, 20 Juni 2022.

Ditemani perwakilan dari Yayasan Jabar Nur, massa sekitar 30 orang tersebut menuntut agar Yusuf Mansur itu mengembalikan seluruh investasi Masjid dari ratusan orang.

"Kami menuntut Yusuf Mansur kembalikan seluruh investasi Masjid Darussalam sekitar 250 orang itu, terdiri dari para jenderal, marbot masjid, itu yang kami perjuangkan," ujar salah seorang perwakilan Yayasan Jabal Nur, dilansir Hops.ID dari kanal Youtube ARAH KEBENARAN, Selasa, 21 Juni 2022.

Mereka mengaku telah mengundang Ustaz Yusuf Mansur untuk datang, namun bos PayTren tersebut tak hadir.

Mereka menagih janji Ustaz Yusuf Mansur untuk melunasi ganti uang investasi, namun tak kunjung diberikan.

Ustaz Yusuf Mansur menjelaskan telah mengembalikan uang para korban investasi sebesar Rp 23 miliar sejak tahun 2010, namun hasilnya nihil.

"Bahkan dia pernah mengembalikan investasi batu baru Rp 23 miliar, pada siapa dia mengembalikan? Kalau itu ucapannya benar, mari kita bermubahala," sambungnya.

Menurut, kuasa hukum Yayasan Jabal Nur, Ustaz Yusuf Mansur pernah mengatakan di siaran langsung TV jika uang investasi korban tak kunjung dibayar, maka mereka boleh mendatangi rumahnya.

Sayangnya, kedatangan puluhan korban ke rumah penceramah kondang ini sia-sia. Menurut perwakilan keluarga, Ustaz Yusuf Mansur tengah berada di Yaman. 

Padahal, mereka telah merencanakan kedatangan ke rumah sang Ustaz beberapa minggu lalu dan hal tersebut diketahui oleh Ustaz Yusuf Mansur.

"Masalah enggak ada orangnya kami nggak tahu, kami sudah rencanakan beberapa minggu lalu, kenapa tidak ada di tempat, kalau dia berani nggak usah ninggalin rumah," jelasnya.

Lebih lanjut, mereka sudah dua kali mengundang Ustaz Yusuf Mansur, namun Yusuf Mansur selalu tak hadir tanpa alasan yang jelas. source

0 Komentar

close