Polres Aceh Tenggara Tangkap Tiga Pria, Diduga Terlibat Penikaman Seorang Warga Saat Pesta Miras

Personel Opsnal Satuan Reskrim Polres Aceh Tenggara, menangkap tiga pria yang diduga terlibat penikaman DH (28) warga Desa Kuta Pasir, Kecamatan Badar, Sabtu (2/7/2022) malam, sekitar pukul 22.30 WIB.

Penikaman itu terjadi pada saat korban DH ingin melerai perkelahian antara ketiga pelaku dengan SD (38) seorang petani Desa Lawe Bekung Tampahan, Kecamatan Badar.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Bramanti Agus Suyono, SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Jabir, SH, MH, mengatakan ketiga tersangka berinisial SN (32) dan WH (47), keduanya warga Desa Lawe Kongker, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara.

Lalu, satu tersangka lainnya, yakni JL (30) warga Desa Kubu, Kecamatan Lawe Alas, ditangkap Tim Resmob Satuan Reskrim Polres Aceh Tenggara.

"Penangkapan terhadap ketiga tersangka dilakukan setelah 3 jam setelah kejadian atau sekitar pukul 00.30 WIB di Kecamatan Badar, Aceh Tenggara," kata Iptu Muhammad Jabir, Minggu (3/7/2022).

Menurut Kasat Reskrim, saat ini ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kronologis Kejadian Penikaman

Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial DH (28), warga Desa Kuta Pasir, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara, ditikam di lehernya saat melerai perkelahian di kedai tuak Desa Lawe Bekung Tampahan, Kecamatan Badar, Agara, Sabtu (2/7/2022) malam.

Kasus penikaman ini terjadi di Desa Lawe Bekung Tampahan, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (2/7/2022) sekira pukul 22.30 WIB.

Akibatnya korban mengalami pendarahan parah dan harus dilarikan ke RSUD Sahuddin Kutacane, Aceh Tenggara.

Peristiwa penikaman itupun direspon cepat oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara, Iptu Muhammad Jabir SH MH, bersama Kanit Idik I Pidum, Ipda Imade Adi Ramajaya STrK, Kanit Buser, Aipda Bustanil Desky, dan anggota Satreskrim Polres Agara lainnya.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono SH MH melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Jabir SH MH, menceritakan kronologis kejadian ini.

Menurutnya, pada Sabtu (2/7/2022) sekira pukul 22.30 WIB di Kedai Tuak milik Evi di Desa Lawe Bekung Tampahan, Kabupaten Badar, Aceh Tenggara, terjadi perkelahian.

Perkelahian itu antara pria berinisial SD (38), petani asal Desa Lawe Bekung Tampahan, Kecamatan Badar lantaran tersinggung dengan kata-kata tiga pria tak dikenalnya.

Perkelahian tersebut terjadi bermula ketika 3 orang yang tidak dikenal oleh SD tersebut mengeluarkan kata- kata kasar "anjing kalian semua".

SD tersinggung dan langsung bangun dari tempat duduknya, kemudian langsung memukul salah satu dari 3 orang yang tidak dikenal tersebut.

Selanjutnya 3 orang yang tidak dikenal tersebut langsung mengeroyok SD.

Korban DH yang melihat itu datang untuk membantu melerai perkelahian tersebut.

Tetapi nahas, bagi DH, satu dari ketiga pelaku tak dikenal itu langsung mengeluarkan pisau yang diambil dari pinggangnya.

Kemudian menikam DH dan mengenai leher sebelah kiri korban.

Akibatnya korban mengalami pendarahan hebat dan luka robek di leher sebelah kiri dengan panjang sekitar 4 centimeter, lebar 1 centimeter, dan luka lecet di lutut kiri dan kanan. source

0 Komentar

close