DPP LDII Menghadap Baintelkam Polri, Ada Apa?

Jakarta - Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, dan jajaran pimpinan organisasi tersebut melakukan silaturahim dengan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, (20/7). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Baintelkam Polri, Komjen Polisi Suntana, memberikan apresiasi atas peran LDII dalam mewujudkan Pemilu yang damai. Suntana menekankan bahwa polarisasi dalam Pemilu dapat memecah persatuan dalam masyarakat, seperti yang terjadi pada dua pemilu terakhir yang menyebabkan konflik antar kelompok.

Untuk menghindari polarisasi yang berpotensi menyebabkan konflik, kepolisian dan pemerintah Republik Indonesia telah melakukan berbagai kegiatan dengan melibatkan berbagai pihak. Salah satu inisiatif Polri adalah membentuk Satgas Nusantara, dan Suntana mengajak LDII untuk berperan sebagai narasumber Satgas Nusantara.

"Sudah menjadi kontribusi LDII selama ini dalam menjaga wilayah Indonesia dan mencegah polarisasi pada pemilu-pemilu sebelumnya. Kami sangat mendukung agenda Rakernas LDII yang bertujuan mencegah polarisasi di masyarakat," ujar Suntana.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum KH Chriswanto Santoso menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-77 dan mengucapkan selamat atas amanah dan tugas baru yang dijalankan oleh Komjen Pol Suntana. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih LDII atas kerjasama dan bantuan yang diberikan oleh Polri, termasuk kepercayaan untuk menyalurkan bantuan sembako dan lainnya kepada masyarakat. Chriswanto menegaskan bahwa LDII sepenuhnya mendukung kinerja Polri dan mengakui peran ormas dan warga, termasuk LDII, dalam mendukung tugas kepolisian.

LDII sangat berkepentingan agar Pemilu berjalan dengan aman dan damai. DPP LDII telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), TNI, dan PP Muhammadiyah, serta ormas-ormas Islam lainnya.

"Kami harus berkoordinasi dengan Polri, terutama Baintelkam, sebagai pihak yang paling banyak mengetahui informasi terkait Kamtibmas. Informasi tersebut sangat berharga bagi kami untuk membawa umat menghadapi pemilu secara damai," tambah Chriswanto.

Rakernas LDII 2023 akan diselenggarakan pada 7 hingga 9 November 2023, yang bertepatan dengan tahun politik. Acara ini akan diadakan secara hybrid dengan 1.100 peserta hadir di lokasi dan 10.000 peserta lainnya mengikuti secara daring.

Presiden Jokowi juga direncanakan akan meresmikan Gedung Serbaguna di Ponpes Minhaajurrosyidiin Pondok Gede, yang menjadi lokasi penyelenggaraan Rakernas. Selain itu, DPP LDII juga akan mengadakan berbagai kegiatan bertema "Road To Rakernas", termasuk aksi kebersihan massal pada bulan Agustus, upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI, Silaturahim Kebangsaan, serta webinar nasional mengenai ekonomi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

0 Komentar

close