Longsor di Subulussalam Telan Lima Korban, Tiga Orang Masih Hilang

Pada Jumat, 27 Oktober 2023, longsor beruntun terjadi di Gampong Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Subulussalam sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam peristiwa ini, lima orang menjadi korban, tiga di antaranya masih belum ditemukan.

"Bencana longsor terjadi dua kali di Lae Ikan pada malam itu. Yang pertama sekitar pukul 20.00 WIB, diikuti oleh yang kedua pada pukul 22.00 WIB, tidak lama setelah insiden pertama," Kepala BPBD Subulussalam, Ramadhan, Sabtu (28/10).

Curah hujan tinggi di Kota Subulussalam menjadi penyebab utama terjadinya longsor di jalan lintas Aceh-Sumatra Utara (Sumut), khususnya di Gampong Lae Ikan. Kejadian ini sempat menghambat akses jalan nasional tersebut.

Dua dari korban yang tertimbun dalam longsor berhasil diselamatkan, namun Ramadhan mengonfirmasi bahwa tiga orang lainnya masih belum ditemukan. Salah satunya adalah seorang anggota kepolisian.

"Kedua orang yang selamat dari longsor tersebut bernama Raja Kalkausar dan Dian, sementara Bripka Kurniadi, Edi Sukmawan, dan Ibrahim Pangabean masih dalam pencarian," tambah Ramadhan.

Selain manusia, beberapa kendaraan juga tertimbun akibat longsor, bahkan ada yang terseret, meskipun beberapa di antaranya berhasil diselamatkan. 

Arus lalu lintas antara Aceh dan Sumatra Utara sempat terhenti selama beberapa jam, namun akhirnya bisa dibuka kembali sekitar pukul 02.30 WIB setelah upaya penimbunan dan penyediaan rute alternatif.

Saat ini, tim penanganan telah membersihkan material longsor yang menyumbat jalan di lokasi kejadian. Kendaraan kini bisa melintasi jalan nasional tersebut, sementara proses pencarian korban yang masih hilang terus dilakukan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Subulussalam mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada saat melewati jalan lintas nasional di Gampong Lae Ikan.

0 Komentar

close