Breaking News

UPDATE COVID–19: Positif Terinfeksi 6.248 Kasus Meninggal Dunia 631


Progres perkembangan korban pandemi Corona Virus Disease (Covid–19) di Indonesia, pasien meninggal dunia tercatat 631 pasien atau mengalami peningkatan dari sebelumnya 520 pasie meninggal.

Jumlah orang positif terinfeksi 6.248 kasus naik signifikan dari sebelumnya 5.923 kasus. Dari jumlah itu yang berhasil disembuhkan 631 pasien dari sebelumnya 607 pasien.

Juru bicara pandemi Covid – 19, Achmad Yurianto pada awak media, Sabtu (18/4/2020) kembali mengingatkan, jumlah terpapar terus meningkat seiring tingginya penyebaran ke daerah–daerah.

Penyebaran itu terjadi pada orang terinfeksi positif tanpa keluhan. Kasus ini, ungkapnya sangat berbahaya dan sulit terdeteksi.

"Mereka yang terinfeksi tapi tanpa keluhan ini lebih berbahaya untuk melakukan penularan dan jumlah kasus terpapar setiap hari terus bertambah," kata Yurianto.

Ia menyarankan, sebaiknya masyarakat tidak melakukan perjalanan atau mudik pulang kampung, karena sangat berbahaya dalam penyebaran Covid–19.

Yurianto mengajak semua pihak dan seluruh masyarakat Indonesia berpartisipasi lebih banyak dengan terus mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah, menjaga jarak, memakai masker terutama di daerah–daerah yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Sebagai perbandingan, berdasarkan data akumulatif hingga Jumat (17/4), Gugus Tugas melaporkan sebanyak 5.923 kasus infeksi, dengan 607 kasus sembuh dan 520 kasus kematian.

Hingga saat ini Gugus Tugas telah memeriksa 45.378 spesimen di 35 laboratorium, sementara kasus yang diperiksa 39.422 spesimen.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 176.344 orang dan 12.979 orang pasien dalam pengawasan (PDP) di 34 provinsi.

Hingga Sabtu (18/4), DKI Jakarta melaporkan 109 kasus baru, sehingga totalnya mencapai 2.924 kasus positif dengan 205 pasien berhasil sembuh dan 253 pasien meninggal dunia.

Dengan angka tersebut, Jakarta masih menjadi episentrum wabah COVID–19 di Indonesia. Disusul oleh Jawa Barat dengan sembilan kasus baru, sehingga akumulasi menjadi 641 kasus positif.

Berikut Rincian Kasus Baru

Aceh satu kasus, Bali tujuh kasus, Banten 10 kasus, Yogyakarta tiga kasus, Jawa Barat sembilan kasus, Jawa Tengah 25 kasus, Jawa Timur 33 kasus.

Kemudian Kalimantan Timur 10 kasus, Kalimantan Tengah enam kasus, Kalimantan Selatan 18 kasus, Kalimantan Utara tiga kasus, Kepulauan Riau 21 kasus, Nusa Tenggara Barat empat kasus.

Sumatera Selatan 30 kasus, Sumatera Barat sembilan kasus, Sulawesi Utara dua kasus, Sulawesi Tenggara satu kasus, Sulawesi Selatan 11 kasus, Riau empat kasus, Maluku tiga kasus, Papua enam kasus. Sedangkan 12 provinsi lainnya mencatatkan nihil kasus baru dari 34 provinsi yang terkonfirmasi terdapat kasus.(*)

No comments